Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Yang terhormat Ibu Sri Rahayu.Yang saya sayangi teman-teman sekalian.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan YME yang telah memberikan kesehatan kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di kelas ini.
Teman- teman, ijinkan saya untuk berpidato tentang "IRITASI PEMAKAIAN SOFTLENS". Softlens atau lensa kontak adalah salah satu
alat kedokteran yang bertujuan sebagai pengganti kacamata bagi penderita yang
memiliki penglihatan kurang. Lensa kontak terbuat dari plastik yang mengandung
air. Tidak
semua lensa kontak sama. Ada yang aman untuk mata Anda, dan ada juga yang
beresiko merusak mata.Tahu apa yang ditawarkan industri lensa kontak modern
akan membantu untuk membuat pilihan yang bijak, tidak begitu saja mengikuti apa
kata dokter. Ada orang yang berbuat menghemat dengan memakai lensa kontak lebih
lama daripada yang dimaksudkan. Ini bukanlah hal yang baik. Meskipun kulitas
lensanya tidak akan berkurang, tumpukan protein dapat mengaburkan penglihatan.
Komplikasi
akibat pemakaian lensa kontak dapat segera diketahui dengan baik. Pemakaian
lensa kontak menyebabkan perubahan pada kornea dalam hal struktur, jumlah,
produksi air mata maupun tingkat oksigen dan karbon dioksida.
Perubahan-perubahan tersebut dapat menimbulkan masalah dan juga dapat
memperburuk penyakit yang sudah ada sebelumnya.
Maka dari itu kita perlu pencegahan agar tidak terkena iritasi yang dapat membahayakan kesehatan mata kita. Salah satunya adalah mencuci tangan sebelum pemakaian softlens agar terhindar dari kuman yang berbahaya. Bila sudah terlanjur mengenakan softlens dan terkena iritasi, sebaiknya jangan dipakai
dulu softlens tersebut hingga mata sembuh. Jika iritasi pada mata sudah semakin parah, dianjurkan untuk pergi ke dokter.
Saran saya, memerhatikan perawatan lensa kontak
dengan pemakaian jangka panjang juga perlu diperhatikan agar tak menyebabkan
masalah pada mata. Saya juga berharap agar teman-teman dapat berhati-hati dalam pemakaian softlens atau lensa kontak terutama yang sering menggunakannya.
Terimakasih. Mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar